Peluncuran BKSY Paroki Santa Anna

“Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan tangan diatas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.” (Kis 8:16-17)

Penerimaan Krisma di Paroki Santa Anna

Malam itu, Sabtu (10/09/2016) sebanyak 211 umat di Paroki Duren Sawit menerima Sakramen Krisma yang disebut juga Sakraman Penguatan sebagai satu di antara tiga inisisasi Katolik, yaitu Baptis, Krisma, dan Ekaristi. Oleh para katekis mereka sudah dipersiapkan selama 3 bulan melalui pelajaran agama di gereja.

Misa Penerimaan Sakramen Krisma Paroki Santa Anna
Misa dipimpin langsung oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Soeharyo didampingi dua pastor paroki, yaitu Pastor F.X. Widyatmaka, SJ dan Pastor Y. Agus Setiyono, SJ.

Dalam homilinya, uskup mengatakan, “Dalam Sakramen Krisma ini kita menerimakan kepenuhan Roh Kudus sehingga diharapkan kita dapat secara penuh dan aktif berkarya dalam gereja dan penuh suka cita setiap saat”.

“Suka cita tidak sama dengan senang karena senang adalah suatu yang berasal dari luar sedangkan suka cita atau kegembiraan munculnya dari dalam dan hanya Roh Kudus yang memungkinkan rasa suka cita itu bisa terjadi,” lanjut uskup.

Sebelum pengurapan minyak krisma, yaitu minyak zaitun yang dicampur dengan sejenis balsam, para calon penerima krisma dan seluruh umat yang hadir diingatkan kembali dengan janji baptisnya.

Pengurapan minyak krisma berlangsung khidmat diiringi lagu rohani dari koor gabungan yang dipimpin langsung oleh Ibu Triswoyo sebagai Ketua Pasdior Paroki Duren Sawit.

Penerimaan Sakramen Krisma


Peluncuran BKSY Santa Anna

Sebelum misa selesai, Pastor F.X. Widyatmaka, SJ meminta uskup untuk menandatangi sertifikat BKSY (Berkhat Santo Yusuf) sebagai pengesahan atas keikutsertaan Paroki Duren Sawit sebagai anggota ke-27. Tak lupa, Pastor F.X. Widyatmaka, SJ menyerahkan uang Rp. 1.000.000,- kepada panitia BKSY sebagai tanda keikutsertaan dan keanggotan pertama dari Paroki Duren Sawit.

BKSY (Berkhat Santo Yusuf) merupakan program belarasa antar umat di Keuskupan Agung Jakarta yang digagas oleh Mgr. Ignatius Soeharyo sebagai sarana untuk mewujudkan iman, semangat peduli, dan berbagi kepada sesame.


Sementara itu di halaman gereja sudah berdiri beberapa stand dari masing-masing seksi paroki seperti WKRI, Komsos, Si Lingkungan Hidup, SPSE, BIA, Heksa (teater), BKSY, dan KEP Santa Anna. Maksud dari didirikannya stand tersebut adalah untuk menjaring para penerima sakramen krisma dan umat untuk ikut berkarya di lingkungan gereja sesuai talentanya. (KOKO.ed)

Sumber: http://gerejastanna.org/dalam-penderitaanku-sukacitaku-melimpah/
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »