Beserbu Sanbarto: Cara Kreatif yang Solutif

 
Tim BKSY Paroki Sanbaro bersama Fr. Yoseph Didik Mardiyanto

Tahun ini, tim BKSY Paroki Santo Bartolomeus (Sanbarto) memperkenalkan program BESERBU (Berikan Seribu Rupiah). Program ini diwujudkan dengan menyediakan celengan kepada setiap keluarga peserta BKSY, dengan harapan bahwa keluarga tersebut, setiap hari mau menyisihkan uang seribu rupiah. Apabila sudah terkumpul, uang tersebut dapat digunakan untuk membantu membantu pembayaran iuran BKSY setiap tahun atau sebagai dana ‘Pending Coffee’, yaitu dana untuk membantu saudara-saudara yang ingin ikut BKSY namun tidak mampu membayar iuran.
Celengan Kasih Beserbu
Paroki Sanbarto
Gerakan belarasa lewat wujud konkret nan sederhana ini, yang terinspirasi oleh Mgr. Ignatius Suharyo yang juga membuat ‘Celengan Kasih’, benar-benar membuat semakin orang memiliki kesempatan yang sama untuk berbagi kepada yang lain. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Dari yang sederhana, bisa menjadi berkat bagi banyak orang.
Gerakan ini merupakan gerakan yang kreatif sekaligus solutif bagi peserta BKSY. Kreatif, karena cara ini adalah cara baru yang belum dilakukan oleh paroki-paroki lain. Solutif, karena dengan memberikan sedikit tetapi terus menerus dan dilakukan oleh banyak orang, banyak orang akan tertolong.
“Tentu saja, ini juga merupakan implementasi dari gerakan BKSY sebagai gerakan gotong royong untuk membantu sesama,” tegas Y.A. Aris Suwarso, ketua Tim BKSY Sanbarto.

Jadi, selain tenda BKSY, Paroki Sanbarto juga memiliki Beserbu. “Saya kira, ini merupakan cara yang sangat kreatif dan solutif yang dapat dicontoh dan ditularkan kepada paroki-paroki lain,” sambut Fr. Yoseph Didik Mardiyanto dari BKSY Pusat.
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »