Sido Muncul, Perusahaan Pertama yang Mendukung BKSY

 
Tim BKSY bersama Pimpinan Sido Muncul dan Mgr. ignatius Suharyo
Di tengah persaingan sektor Industri jamu yang semakin ketat, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk telah berhasil memiliki market share terluas dan reputasi yang baik sebagai industri jamu terbesar di Indonesia. Keberhasilan yang telah dicapai saat ini tentunya tidak terlepas dari peran dan pelaku pendiri industri ini.

 Perusahaan yang kini sudah berhasil Go Public masuk Bursa Efek Indonesia (BEI)itu dilalui melalui perjalanan yang cukup panjang. Berawal dari keinginan pasangan suami istri Siem Thiam Hie yang lahir pada tanggal 28 Januari 1897 dan wafat 12 April 1976 bersama istrinya Ibu Rakhmat Sulistio yang terlahir pada tanggal 13 Agustus 1897 dengan nama Go Djing Nio dan wafat 14 Februari 1983, memulai usaha pertamanya dengan membuka usaha Melkrey, yaitu usaha pemerahan susu yang besar di Ambarawa.

Kini, perusahaan itu telah berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan industri jamu terbesar di Indonesia. Hebatnya, bagi BKSY, Sido Muncul merupakan perusahaan pertama yang mendukung program belarasa BKSY.

“Apa yang bisa saya bantu untuk BKSY Pak?” demikianlah pertanyaan Irwan Hidayat, Presiden Direkstur Sido Muncul kepada FC Purwanta dari BKSY dalam sebuah komunikasi telepon. Tentu saja, bagi BKSY pertanyaan ini sangat penting karena merupakan kesediaan untuk membantu gerakan belarasa ini. Bagi Sido Muncul, berbelarasa terhadap mereka yang lemah bukanlah barang baru. Banyak kegiatan sosial yang telah dilakukan dengan tanpa memandang latar belakang ras, suku, dan agama. Tidak peduli apa pun latar belakangnya, Sido Muncul akan membantu.

Pimpinan Sido Muncul bersama Mgr. Ignatius Suharyo
BKSY selama ini dirancang untuk mendapatkan dukungan gotong royong dari keluarga-keluarga katolik dari paroki-paroki di dalam keuskupan. Keinginan Sido Muncul untuk terlibat dalam gerakan ini kemudian menjadi napas dan harapan baru bagi BKSY.

Selanjutnya, setelah mengadakan banyak diskusi dan bertemu dengan Mgr. Ignatius Suharyo, Sido Muncul benar-benar dapat mewujudkan dukungannya terhadap BKSY dengan mengikutsertakan sebanyak 2.952 karyawannya untuk menjadi peserta.

Tentu saja, dukungan Sido Muncul ini menjadi sangat berarti bagi perjalanan BKSY ke depan. Harapannya, semoga semakin banyak perusahaan yang mendukung program belarasa.


Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »