Renungan Harian, Jumat, 17 Februari 2017

Jumat, 17 Februari 2017
[Kej. 11:1-9; Mzm. 33:10-11,12-13,14-15; Mrk. 8:34-9:1]

MENYANGKAL DIRI, MEMIKUL SALIB DAN MENGIKUTI DIA

Salah seorang calon gubernur, yang kalah dalam perhitungan suara, dengan ksatria memberi ucapan selamat kepada calon gubernur lain yang melenggang ke putaran 2. Pemandangan ini tentu menyejukkan, dibandingkan situasi sebelum hari pemilihan umum, yang diwarnai ketegangan, saling memojokkan, saling serang, dan bahkan saling
memfitnah. Kata orang, demi sebuah kekuasaan, segala cara bisa dilakukan dan dihalalkan. Demi kekuasaan dan ambisi pribadi, orang berani melakukan segala sesuatu. Kehidupan sekarang ini, ada banyak hal yang ingin dikejar: karir, kesuksesan, kekayaan, prestasi dan sebagainya. Jalan instan masih digunakan untuk mewujudkan prestasi, namun tidak sedikit yang berani untuk berproses, mau sabar untuk melangkah setahap demi setahap.

Yesus dalam Injil hari ini memberikan penegasan kepada setiap orang untuk menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Dia. Menyangkal diri, berarti berani mengesampingkan keinginan, yang tidak sesuai dengan keinginan Allah sendiri, karena mencari jalan pintas sama juga seperti menolak rencana Allah sendiri. Memikul salib berarti menerima setiap hal baik dan buruk dengan penuh syukur, dan percaya akan penyelenggaraan ilahi. Dan akhirnya, mengikuti Yesus berarti mau berproses waktu demi waktu agar dapat bertutur kata, bersikap dan bertindak seperti yang Yesus lakukan. Roh Kudus akan menuntun setiap orang untuk bisa semakin menyerupai Yesus.
Selamat pagi, selamat mengikuti Yesus dalam tuntunan Roh Kudus. GBU.


#james5buceng2

Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »