Renungan Harian, Sabtu, 18 Februari 2017

Sabtu, 18 Februari 2017
[Ibr. 11:1-7; Mzm. 145:2-3,4-5,10-11; Mrk. 9:2-13]

KELUAR DARI ZONA NYAMAN, MASUK KE ZONA RESIKO

Sebulan sekali, seminari mengadakan rekoleksi dengan tema-tema tertentu. Sesuai dengan namanya, rekoleksi, dari ‘re+koleksi’, mengumpulkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah terlewati, dan membuat simpul-simpul pemaknaan, yang akan menjadi ‘inside’ atau masukan untuk menjalani aktivitas atau kegiatan selanjutnya.
Suasana yang khas dalam rekoleksi adalah ‘silentium’ atau keheningan, karena dalam keheningan lah, suara Allah bisa menjadi sedemikian kuat. Keheningan membuat setiap orang bisa masuk dalam suasana doa. Keheningan membuat segala sesuatu yang ruwet dan berantakan menjadi jelas dan jernih. Memang, setiap kali rekoleksi (atau retret), orang bisa merasakan suasana damai dan tenang, bahkan kebahagiaan yang luar biasa, karena merasakan kehadiran Allah secara personal. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah, kebahagiaan dalam rekoleksi (atau retret) mesti dibawa ke kehidupan nyata dan situasi konkret. Jangan sampai, kita hanya mau merasakan damai dan tenang, namun tidak mau menghadapi kenyataan-kenyataan dunia.

Yesus, dalam bacaan Injil hari ini, mengajak Petrus, Yakobus dan Yohanes ke gunung tinggi. Dan di depan mata ketiga muridNya, Yesus berubah rupa dan menampakkan kemuliaanNya. Saking bahagianya, Petrus sampai berkata kepada Yesus, hendak mendirikan kemah untuk Yesus, Musa dan Elia. Namun, Yesus justru mengatakan bahwa para murid ini tidak paham dengan apa yang baru saja mereka katakan. Barangkali, pikir para murid, mengikuti Yesus, akan selalu berada dalam kemuliaan, kebahagiaan dan sukacita. Yesus justru hendak menunjukkan kenyataan lain, bahwa mereka harus berani ‘turun gunung’, berani menghadapi kenyataan dunia, dan keluar dari zona nyaman. Yesus mengajak kita pula untuk tidak cepat puas, kalau kita merasa sangat dekat dengan Tuhan. Yang terpenting, dengan dekat dengan Tuhan, kita pun juga berani menghadapi setiap permasalahan kehidupan, karena kita dibekali sukacita dan kebahagiaan dalam kemuliaan Tuhan. Keluar dari zona nyaman dan masuk ke zona penuh resiko.

Selamat pagi, selamat menjalani hidup hari ini dengan sukacita dan kebahagiaan. GBU.

#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »