Renungan Harian, Sabtu, 11 Maret 2017

Sabtu, 11 Maret 2017
[Ul. 26:16-19; Mzm. 119:1-2,4-5,7-8; Mat. 5:43-48]

‘SAMPAH-SAMPAH’ HATI

Ketika saya menulis ini, saya sedang berada dalam perjalanan ke Yogyakarta, dengan kaos berwarna orange. Kalau di Jakarta, kaos berwarna orange itu identik dengan PPSU atau Petugas Pemelihara Sarana dan Prasarana Umum yang bertugas untuk membersihkan sampah, terutama di selokan-selokan. Maklum, banjir selalu melanda Jakarta dan kalau terjadi, bisa melumpuhkan aktifitas ibukota Indonesia ini. Selayaknya, sampah ini memang dibuang dan dibersihkan, karena kalau dibiarkan, selain berbau tidak sedap juga memberi dampak pada aliran air yang tidak lancar. Di rumah-rumah pun demikian, sampah harus segera dibuang karena juga menjadi tempat ‘berkumpulnya’ kuman penyakit. Maka, peran pasukan orange bagi Jakarta tidaklah kecil, karena membawa masyarakat pada hidup yang lebih nyaman, bersih dan sehat.

Kalau merenungkan Injil hari ini, kita bisa mengibaratkan bahwa kejahatan adalah seperti sampah. Orang yang berbuat jahat berarti sedang ‘memproduksi’ sampah, dan kalau ada orang yang suka menyimpan dendam, maka orang tersebut sedang ‘menimbun’ sampah. Maka, tidak ada cara lain untuk membersihkan hati dari sampah kecuali membuangnya. Caranya yaitu dengan mengampuni dan berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepada kita. Yesus mengajarkan hukum baru yaitu kasih dan pengampunan serta memberkati mereka yang menganiaya kita. Pengampunan adalah anugerah dari Allah, maka dibutuhkan suatu pertobatan dan keterbukaan kepada Allah supaya bisa mengampuni. Maka kita mohonkan terus rahmat pengampunan kepada Allah, supaya kita pun bisa mengampuni sesama kita.

Selamat pagi, selamat membersihkan ‘sampah’ hati kita. GBU.

#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »