Renungan Harian, Rabu, 26 April 2017

Rabu, 26 April 2017
[Kis. 5:17-26; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh. 3:16-21]

MENGASIHI SESAMA DENGAN CUMA-CUMA

Perjalanan ke kantor atau kemanapun, adalah salah satu saat yang tepat untuk menguji sebuah kesabaran, yaitu tetap berbuat baik meski keadaan membuat kita ingin marah atau mengungkapkan rasa kesal. Bahkan ketika ungkapan kesal atau marah tersebut adalah sesuatu yang wajar dan ‘sepantasnya’ dilakukan. Semisal, kalau di stasiun, antrian adalah sesuatu yang wajib dilakukan, namun tidak sedikit orang yang terburu-buru, lalu tidak mengindahkan kewajiban untuk antri, entah saat antri menge-tap atau menunggu di depan pintu kereta. Atau ketika order Grab, dan selama perjalanan driver yang di-order, mengendarai secara ugal-ugalan, yang membuat kita merasa was-was dan deg-degan. Dalam kedua keadaan tersebut, kita mungkin berhak untuk marah dan mengungkapkan kekesalan, apalagi kalau itu terjadi di saat-saat penting dan krusial. Namun, itulah ujian kesabaran. Orang yang sabar, kata orang, adalah orang yang memiliki banyak kasih, karena mampu mengendalikan diri, sehingga orang lain pun tetap merasa nyaman, meski kadang kita sebenarnya, tidak nyaman berada di sekitar orang tersebut.

Kisah Injil hari ini, mengkisahkan tentang besar kasih Allah akan dunia, dan dengan ini menjadi pasti bahwa Allah mencintai seluruh umat manusia ini tanpa terkecuali. Dan, dengan ini, Allah tidak peduli, manusia itu jahat, culas atau durhaka, Allah tetap mencintai dan terus berusaha dekat dengan manusia. Nah, sebenarnya, dari sabda ini, kita mesti meneladan kasih Allah yang tak terbatas kepada siapapun. Apakah kita tetap menaruh kasih yang sama kepada orang-orang yang kita jumpai, meski kadang, ada pergulatan pula untuk bisa mencintai mereka, entah karena mereka telah mengecewakan dan berbuat jahat kepada kita. Allah telah mencintai kita secara cuma-cuma, maka mari kita juga berusaha mencintai orang lain secara cuma-cuma juga.

Selamat pagi, selamat mencintai semua orang dengan cuma-cuma. GBU.
#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »