Renungan Harian, Minggu, 21 Mei 2017

Minggu, 21 Mei 2017
HARI MINGGU PASKAH VI
[Kis. 8:5-8,14-17; Mzm. 66:1-3a,4-5,6-7a,16,20; 1Ptr. 3:15-18; Yoh. 14:15-21]

MENJADI PEWARTA KEBENARAN

Sebelum menulis ini, sempat berbagi kisah perutusan di Jakarta dengan sahabat emaus (teman seperjalanan) dan salah satu yang dibahas adalah perihal penggunaan gadget, khususnya HP. Saya bercerita bahwa sekarang segala hal bisa dilakukan lewat layar sempit HP, mulai dari kirim pesan sampai pesan makan, dari transfer uang sampai lihat berita, dari nonton video sampai menerjemahkan kata, dan masih banyak lagi. Semua menjadi mudah hanya dalam satu genggaman saja. Namun, ada satu bahaya mengintai berlabel 'hoax'. Sekarang jamak, sedikit sedikit orang mengatakan hoax atau tidak benar pada berita yang baru saja didengar dan di-share lewat grup-grup pertemanan. Benar bahwa selain kemudahan melakukan pekerjaan, gadget adalah salah satu tempat dimana informasi dari mana pun asalnya mudah bergulir, mudah diterima bahkan bisa dilemparkan kembali ke tempat lain dalam hitungan sepersekian detik. Nah, kadang tanpa seleksi, kita menerima semua informasi tanpa ditelaah dan diuji kebenarannya, maka istilah 'hoax' ini menjadi populer, karena saking banyaknya berita yang tidak benar yang beredar. Ya, permasalahnnya adala perihal benar dan tidak benar, namun hal ini dimanfaatkan orang untuk mempengaruhi orang lain, justru dengan hal-hal yang tidak benar, ya itu tadi karena segala hal mudah diterima dengan sedemikian cepat dan mudah dalam genggaman tangan. Maka, perlu berwaspadalah kita.

Injil hari ini, mengkisahkan tentang Roh Kebenaran. Yesus bersabda: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran." Perkara kebenaran adalah perkara yang mendesak untuk didapatkan oleh orang di zaman ini, karena dunia sekarang sudah penuh dengan tipuan dan rekayasa, sehingga membawa banyak orang pada jurang ketidakpastian. Setiap murid Kristus dipanggil untuk menjadi jalan kebenaran bagi sesama karena memiliki Roh Kebenaran. Maka, sebuah kesimpulan yang sederhana dari kehadiran dari Roh Kebenaran itu adalah bahwa seharusnya kita pun turut mewartakan kebenaran-kebenaran, bukan penyesatan. Semua dimulai dari yang sederhana. Kalau tadi dimulai dari gadget, maka kita bisa mulai untuk mau dan bersedia mewartakan berita-berita yang benar, yang tidak mengandung unsur-unsur kebohongan, karena dengan demikian, kita telah membantu sesama untuk menerima dan membagikan lagi, kebenaran-kebenaran yang sudah kita bagikan. Semoga usaha kita untuk mewartakan kebenaran, pun membantu orang lain untuk menemukan kebanaran sejati.

Selamat pagi, selamat hari Minggu, selamat mewartakan kebenaran. GBU.

#james5buceng2

Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »