Renungan Harian, Senin, 8 Mei 2017

Senin, 8 Mei 2017
[Kis. 11:1-18; Mzm. 42:2-3; 43:3,4; Yoh. 10:11-18]

GEMBALA YANG ‘BERBAU’ DOMBA

Dalam rangka minggu panggilan, saya beroleh kesempatan untuk live in di salah satu lingkungan. Kesempatan perjumpaan dengan umat di lingkungan seperti ini, selain memiliki tujuan utama untuk memperkenalkan hidup panggilan khusus, namun juga dapat menyapa umat secara lebih personal lewat kunjungan kepada orang-orang yang sakit dan sepuh. Memang benar bahwa banyak umat selalu terkesan dengan sosok gembala yang mau ‘turun’ di rumah-rumah umat dan ‘turut’ hadir pada kisah hidup umatnya, setidaknya menjadi pendengar yang baik bagi setiap permasalahan dan keluhan yang disampaikan. Tampaknya figur seorang gembala yang bisa hadir dan bahkan bersedia memberikan banyak hal (termasuk waktu, tenaga dan pikiran), adalah figur yang dirindu dan dinanti umat.

Begitu pula yang digambarkan oleh Yesus, tentang diriNya sebagai Gembala yang baik, yang memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. Gembala yang baik akan mengenal domba-domba dan domba-domba mengenal gembalanya. Maka, dalam kesempatan minggu panggilan seperti ini, senantiasai diingatkan bahwa gembala yang ‘berbau’ domba, adalah gembala umat yang mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh umatnya. Kehadiran seorang gembala umat yang baik, dimana pun senantiasa dinantikan, karena domba-domba tidak akan menanti suara yang lain, selain suara gembalanya. Seperti hati kita, yang tidak akan mendengar suara lain selain suara Sang Gembala Sejati, Yesus Kristus sendiri. Semoga kita pun terbuka pada ajakan dan suara Sang Gembala Sejati hidup kita.

Selamat pagi, selamat mendengarkan suara Sang Gembala Sejati, Yesus Kristus. GBU.

#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »