Renungan Harian, Rabu, 7 Juni 2017

Rabu, 7 Juni 2017
[Tob. 3:1-11a,16-17a; Mzm. 25:2-4a,4b-5ab,6-7bc,8-9; Mrk. 12:18-27]

KARENA TAK ADA SATU PUN YANG LEBIH BESAR DARIPADA TUHAN

Di dekat parkiran Gereja Kristus Raja Pejompongan, terdapat patung Maria, yang warna dan bentuknya termasuk unik. Selain warnanya gelap dan barangkali tidak tersirat keelokan dan keanggunan sosok Bunda Maria. Namun, hampir setiap hari, banyak orang yang berdoa di sana. Mayoritas orang-orang yang menyempatkan diri berdoa di sana adalah orang-orang yang hendak berangkat ke kantor atau ke sekolah. Maklum, letak Gereja Kristus Raja Pejompongan berada di lintas yang strategis, berdekatan dengan kawasan Sudirman dan Gatot Subroto, maka wajar banyak orang yang hendak memulai aktivitas dengan berdoa di tempat itu. Orang-orang yang bekerja, memiliki sekian banyak problem dan permasalahan, yang barangkali pelik dan tak tertanggungkan, namun dengan kesediaan diri untuk berdoa, barangkali orang-orang ini menyadari sepenuhnya, bahwa dalam segala hal, Tuhan lebih besar dari segala bentuk permasalahan hidup.

Bacaan Injil hari ini, Yesus ‘dicobai’ dengan pertanyaan dari orang Saduki, yang tidak percaya kebangkitan badan, tentang wanita yang menikah tujuh kali dan tak ada satu pun keturunan. Pertanyaannya, pada hari kebangkitan, siapakah dari ketujuh bersaudara itu yang beristrikan wanita tersebut? Yesus menegaskan bahwa dalam dunia kebangkitan, tidak ada orang yang kawin dan dikawinkan, artinya kita semua adalah milik Tuhan sepenuhnya, bukan lagi milik suami, istri, orang tua atau anggota keluarga lain. Kadang, hidup kita lebih banyak dikuasai problem dan permasalahan, dan karena dikuasainya, maka kita menjadi terlalu fokus pada problem dan permasalahan tersebut, dibandingkan kesadaran bahwa hidup kita adalah milik Tuhan sepenuhnya. Mari kita serahkan segala hal yang tampaknya memberi kita kegelisahan, tekanan, kekecewaan, kemarahan dan kebencian, karena tidak ada satu hal pun di dunia ini yang lebih besar daripadaNya.

Selamat pagi, selamat menyerahkan segala kesusahan hanya kepada Tuhan. GBU.

#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »