Renungan Harian, Senin, 26 Juni 2017

Senin, 26 Juni 2017
[Kej. 12:1-9; Mzm. 33:12-13,18-19,20,22; Mat. 7:1-5]

KARENA ALLAH SAJA YANG PANTAS MEMBERI PENGHAKIMAN

Beberapa hari yang lalu, saya tertegun ketika melihat postingan di FB, yang berisi ungkapan yang tidak sepantasnya, yang ditujukan untuk orang tertentu, dengan kata-kata yang ‘bernada’ menghakimi, padahal barangkali orang tersebut tidak tahu sesuatu yang terjadi sesungguhnya. Secara sopan santun, mengungkapkan sesuatu, apalagi masalah pribadi di ranah media sosial, tentu bukan sesuatu yang positif, karena membuat orang menjadi tahu segala sesuatu tentang permasalahan pribadi kita. Namun, lebih dari itu, mengungkapkan masalah pribadi dengan ungkapan-ungkapan yang menyudutkan, menuduh dan bahkan menghakimi, akan membuat seseorang menjadi tidak mudah untuk menjadi rendah hati, karena yang pertama-tama selalu dilihat adalah kesalahan orang lain, dan akan menjadi reaktif dan marah kalau diberi masukan tentang kesalahan diri sendiri.

Hari ini Yesus mengajari kita untuk tidak mudah menghakimi kesalahan orang lain. Yesus bersabda: “Jangan kamu menghakimi! Kamu melihat selumbar di mata saudaramu, tetapi balok di matamu sendiri tidak kamu lihat! Tidak bisa tidak, inilah gambaran manusia yang memang memiliki kecenderungan untuk menghakimi orang lain, tapi tidak pernah mau menyadari kekurangan diri sendiri. Kita sebenarnya tidak pernah lebih baik daripada orang lain. Yang pantas untuk menghakimi adalah Allah saja, karena Allah selalu punya cara yang paling baik, tepat dan adil untuk menghakimi manusia. Semoga kita menjadi orang yang selalu rendah hati, mau menyadari kelemahan dan kekurangan diri dan memiliki semangat untuk bertobat dalam memperbaiki hidup untuk semakin baik dalam beriman kepada Allah.

Selamat pagi, selamat mewujudkan pertobatan dengan segala kerendahan hati. GBU.

#james5buceng2
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »