Renungan Harian, Kamis, 7 September 2017

--“KAWAN-KAWAN SEPERJALANAN”--     

Kamis, 7 September 2017
[Kol. 1:9-14; Mzm. 98:2-3ab,3cd-4,5-6; Luk. 5:1-11]

ANTARA PENGETAHUAN, PENGALAMAN DAN KETAATAN

Setiap hari Senin dan Selasa, kami mengadakan ibadat malam dan puncta (renungan dari Injil esok hari) yang dipandu oleh salah satu Romo. Biasanya, tempat ibadat malam itu dipisah, antara teman-teman unit I-II dan unit III. Nah, karena baru pertama kali di semester ini diadakan puncta, ada keraguan tentang tempat diadakan puncta. Dipisah atau masih digabung? Kebetulan ada informasi yang rancu. Menurut prefek spiritual, puncta masih digabung jadi satu, dan sebagian besar dari kami mempercayai itu. Sedangkan, menurut bidel ceremoniariaus, puncta sudah dipisah di tempat masing-masing. Ada pertentangan pengetahuan, kebiasaan dan sekaligus ketaatan. Namun, yang akhirnya dilaksanakan adalah informasi terbaru dari bidel ceremoniarius, sekaligus kami mencobaa taat pada informasi yang dituliskan di papan pengumuman. Dan betul bahwa malam itu, ibadat malam dan puncta memang dilaksanakan di tempat masing-masing.

Pertentangan antara pengetahuan, pengalaman dan ketaatan terjadi pada Simon Petrus yang putus asa karena seharian tidak mendapatkan ikan. Kemudian datanglah Yesus yang menyarankan untuk: “Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam.” Simon Petrus bisa saja menolak permintaan itu, karena dia jauh lebih tahu dan lebih berpengalaman soal mencari ikan, karena memang demikianlah pekerjaannya sehari-hari. Namun, SimonPetrus luluh di hadapan Yesus, kemudian menaati perkataan Yesus untuk menebarkan jala agak jauh dari pantai. Dan, tampaklah hasilnya, yaitu tangkapan ikan yang hampir mengoyakkan jala. Hidup kita pun sering mengalami demikian, merasa paling pandai dan berpengalaman, kemudian tidak mau mendengar nasehat orang lain, apalagi dari orang yang kita anggap tidak punya pengalaman. Namun, jangan demikian di hadapan Yesus, karena Yesus adalah penyelenggara kehidupan, yang memanggil dan memberi jaminan. Dengan kita taat padaNya, kita ambil bagian dalam keselamatan.

Selamat pagi, selamat mentaati kehendak Tuhan. GBU.

#jakal7#frdidik#20
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »