Makna Bela Rasa

Makna kata “belas-kasihan” diterjemahkan dari kata “esplagkhnisthe” (Yun.) yang menunjuk pada pengertian “bela-rasa.” Dalam pengertian “bela-rasa” atau “compassion” pada prinsipnya merupakan: sympathy for the suffering of others, often including a desire to help (rasa simpati terhadap penderitaan sesamanya yang dinyatakan dengan keinginan untuk menolong). 

Sumber foto : http://media.ldscdn.org

Jadi makna  dari pengertian “compassion” lebih dari pada sikap “simpati” karena makna sikap simpati lebih cenderung pada rasa belas kasihan, tetapi tidak dinyatakan dalam sikap yang konkret untuk menolong. Itu sebabnya setiap kali disebutkan “tergeraklah hati Yesus oleh belas-kasihan” maka senantiasa diikuti dengan suatu tindakan nyata dari Tuhan Yesus sebagai respon atau solusiNya dalam permasalahan tersebut. 


Misalnya dengan Mat. 13:14 yang berkata: “Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.” Setiap kali Tuhan Yesus tergerak oleh belas-kasihan, maka Dia segera bertindak untuk menolong. Sikap bela-rasa Kristus kepada setiap orang yang menderita merupakan dasar dari seluruh karyaNya. Jadi jati-diri Tuhan Yesus yang sesungguhnya adalah rasa belas-kasih (compassion), karena itu Dia tidak dapat menangguhkan diri untuk segera menolong. 

Di Luk. 7:16 orang banyak yang melihat karya mukjizat Tuhan Yesus yang dapat membangkitkan pemuda Nain tersebut memberikan suatu respon. Mereka segera memuliakan Allah sambil berkata: “Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita, dan Allah telah melawat umatNya.” Bukankah ungkapan orang banyak tersebut yang menyatakan karya bela-rasa Kristus diyakini sebagai wujud dari kehadiran Allah yang melawat umatNya yang menderita?

Sumber tulisan : https://yohanesbm.com/2015/11/23/belas-kasihan-kristus-yang-berbelarasa/ 
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »