Umat Paroki Sendangguwo Ingin Belajar BKSY - Berbelas Kasih Seperti Yesus


Photo bersama BKSY Pusat, Romo Aria, Romo Wempi, DPH, ketua lingkungan dan seksi sosial Paroki Sendangguwo Semarang. (fcp)

Program Belarasa bernama BKSY atau BerKHat Santo Yusup tidak hanya diikutin oleh umat di Keuskupan Agung Jakarta, tetapi beberapa Paroki di Keuskupan Agung Semarang juga ikut serta berpartisipasi dalam gerakan iman, BKSY ini. Di antaranya adalah Paroki Hati Kudus Yesus, Tanah Mas, Semarang  dan Paroki Santa Perawan Maria Rosario, Randusari, Semarang. 

Akhir bulan April yang lalu, tepatnya Senin 29 April 2019, Tim BKSY Pusat mendampingi Romo Ignatius Aria Dewanto, SJ - ekonom Keuskupan Agung Semarang - untuk menjelaskan  tentang BKSY di Paroki Santo Paulus, Sendangguwo, Semarang - Keuskupan Agung Semarang.

Sesi pertama Romo Aria memperkenalkan Gerakan Belarasa Berkhat St. Yusup sebagai gerakan belarasa untuk menolong orang lain. Berbelarasa berarti berbelas kasih kepada orang lain yang menderita. Hadir juga dalam sosialisasi ini  Romo Wempi Mandagie, MSF, anggota Dewan Paroki Harian, beberapa ketua lingkungan, dan seksi sosial paroki.

Kemudian Bapak Purwanta menambahkan bahwa tujuan ikut BKSY adalah untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Maka dengan ikut BKSY kita mau meneladani Yesus dalam berbelas kasih. Dengan demikian BKSY berarti Berbelas Kasih Seperti Yesus, atau Berbuat Kasih Seperti Yesus. Berdasarkan rahmat pembaptisan, kita bangkit bersama Kristus, dan menjadi anak Allah, yang ciri utamanya adalah murah hati, seperti Bapamu, adalah murah hati. (Lk.6:36). Namun tak ada baptisan tanpa perutusan. Maka setelah diselamatkan karena belas kasihNya,  kita pun diutus untuk berbelas kasih seperti Yesus.

Setelah mendengarkan penjelasan dan tanya jawab, Wakil Dewan Paroki Sendangguwo, menyatakan bahwa umat Sendangguwo yang jumlahnya hampir 10 ribu jiwa, berniat untuk mengembangkan belarasa dengan melaksanakan gerakan belarasa BKSY ini. Semoga iman umat semakin mendapat perwujudan nya dalam Berbelas Kasih Seperti Yesus, dalam kehidupan sehari-hari, terutama kepada sesama yang menderita.  

Kemudian dalam sambutan dan doanya Romo Wempi berharap agar dengan melaksanakan BKSY, iman umat makin kuat dan tumbuh berkembang karena diwujudkan dalam perbuatan nyata kepada sesamanya yang menderita. (fcp/khs)
Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »